Thursday, March 21, 2013

Lukisan Wajah ala Komik



Bisnis berbau seni dan banyak digemari adalah gambar komik.
Banyak orang ingin dilukis dalam bentuk gambar seperti komik.

Gambar komik memang identik dengan gambar kartun atau karikatur.
Hampir semua orang menyenangi gambar ini.
Selain lucu, bentuk gambarnya juga variatif, unik,
dan punya kekhasan tersendiri dibanding gambar lain.

Dian Sarwendah asal Jakarta.
Di bawah bendera usaha Dian Comic Art,
menawarkan jasa lukis wajah dengan format komik,
secara manual maupun digital.
Peminat yang ingin dilukis dalam format comic art ini,
cukup mengirimkan foto dengan resolusi besar.

Untuk manual, dibuat sketsa lebih dulu pakai pensil.
Sketsa ini mengambil contoh foto pelanggan.
Sketsa gambar diberi outline hitam dari spidol dan drawing pen.
Outline di-scan dan diedit warna di program Photoshop.
Proses pengerjaan butuh waktu dua hari.

Format digital lebih praktis, butuh waktu satu hari.
"Lebih cepat karena kalau ada kesalahan warna
bisa di-undo atau dihapus dengan mudah," ujar Dian.

Sebuah karya comic art, baik manual maupun digital, harganya sama. 
Seukuran kertas A4 harganya Rp 250.000, ukuran A3 Rp 350.000.

Selain lukis wajah seorang diri,
harga tersebut juga berlaku untuk dua lukis wajah dalam satu lukisan.
Jika jumlah wajahnya lebih dari dua, kena biaya tambahan Rp 50.000 per orang.
Pelanggan akan dapatkan hasil dalam bentuk lukis maupun bentuk print.
"Yang format digital akan dapat softcopy," ujar Dian,
lulusan Desain Grafis Institut Kesenian Jakarta.

Tingkat kesulitan pembuatan comic art terletak pada tataran ide.
Pasalnya, ia harus menambahkan latar belakang gambar
agar lukisan lebih bercerita.

Misal, pelanggan ingin digambarkan melakukan aktivitas memancing.
Dian harus mencari latar yang cocok dan menarik
sesuai dengan tema aktivitasnya itu.

Karena sering membuat dan melihat referensi,
Dian tak kesulitan cari ide dan mengalir begitu saja.
Dari jasa pembuatan comic art ini,
ia bisa peroleh omzet sekitar Rp 17 juta per bulan.

Pelanggannya dari Jabodetabek,
juga banyak dari Jawa Timur, Jawa Tengah, bahkan Kalimantan.
"Bisa pesan online via e-mail," ungkap Dian.


Ahmad An'najihi di Ciputat, Tangerang Selatan
juga tawarkan jasa lukis wajah dengan format komik.
Meski dunia lukis dan komik sudah digeluti sejak lima tahun lalu,
namun serius menekuni jasa lukis wajah komik awal 2012 ini.

Dia beralasan terjun ke bisnis ini
karena mendapat dorongan kawan-kawan yang pernah memakai jasanya.
"Akhirnya saya promosi lewat internet," ujar pria 26 tahun ini.

Dengan memajang hasil karya di internet,
ternyata banyak yang tertarik memesan lukisan komik wajah kepadanya.
Sebagai pemain baru, order yang diperolehnya cukup banyak juga.

Sebulan, Ahmad bisa menerima sampai 30 pesanan.
Banderol jasa lukis wajah ini Rp 350.000 - Rp 2 juta / pesanan
tergantung tingkat kesulitan serta keinginan pelanggan.
Selain softcopy, juga tersedia dalam bentuk lukisan lengkap bingkainya.

Omzet Ahmad bisa bisa capai Rp 7 juta per bulan dengan laba 70%.
Pelanggan datang dari Medan, Bali, dan Lampung.
"Konsumennya mulai mahasiswa, pengusaha, hingga atlet," ucapnya.


Sumber: Surabaya Post online

No comments: